Popular Posts
-
1.1 LATAR BELAKANG PT. Putra Tunas Megah merupakan perusahaan swasta yang menghasilkan produk berupa mesin-mesin yang diperluka...
-
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Project Manager Project manager adalah seorang yang diberikan tanggung jawab untuk memimpin tim pro...
-
Hukuman dan imbalan, hal ini merupakan strategi manajerial yang semakin banyak digunakan. Beberapa factor yang berhubungan dengan pekerjaa...
-
rumah gadang-rumah khas minang Minangkabau atau yang lebih dikenal dengan Minang adalah salah sat...
-
Ilmu sosial adalah ilmu yang mencakup segala aspek dalam kehidupan dimulai dari sifat individu, intera...
-
PT. Putra Tunas Megah merupakan perusahaan swasta yang menghasilkan produk berupa mesin-mesin yang diperlukan pabrik kelapa sawit (PKS) s...
-
Budaya organisasi pada hakikatnya merupakan pondasi suatu organisasi, jika pondasi yang dibuat tidak cukup kokoh, maka betapapun bagusnya ...
-
Keluarga ideal adalah keluarga berencana yaitu suami, istri, dan dua anak, tapi bagi saya, itu adalah ...
-
Organisasi adalah sekelompok masyarakat yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dan komunikasi adalah perekat yang ...
-
Penggunaan Bahasa Indonesia Secara Baik dan Benar Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan norm...
About Me
- vanny yolanda
- vanny | a mom | independent | democracy | wear Hijab | and builder of dreams
Followers
Masa
anak-anak adalah masa dimana anak berkembang menuju masa remaja, masa dimana
anak melakukan segala hal yang ia inginkan, masa dimana ia meluangkan begitu
banyak pikirannya untuk memahami segala hal yang baru ia lihat, masa dimana ia
menikmati kerajaannya, kerajaan yang ia bangun.
Salah satu puisi
terbaik Kahlil Gibran yang berjudul “Anak”
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan
pikiranmu, karena mereka memiliki pikiran mereka sendiri
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan
mereka sepertimu, karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di
masa lalu
Dari
kutipan-kutipan puisi itu pun kita dapat menggambarkan betapa indah dan
bebasnya dunia anak. Dunia yang jujur, apa adanya. Mereka mencoba mengerti dan
mempelajari semua yang mereka lihat, mereka dengar, tanpa mereka tahu semua hal
itu baik untuk mereka atau tidak. Yang mereka tahu adalah mereka bermain untuk
hari ini dan bahagia menunggu hari esok, menghadapi berbagai hal baru.
Dan
kini ketika banyak kasus yang mulai tampak tentang eksploitasi dan berbagai
perbuatan keji lainnya, bagaikan mimpi buruk di kerajaan mereka yang tenang. Dimana
seharusnya orang-orang dewasa yang ada disekitarnya mendukung dan membimbing
mereka tumbuh menjadi apa yang mereka inginkan, pupus seketika, bukan ikut mendukung
apa yang mereka inginkan tetapi ikut menghancurkan apa yang mereka inginkan. Semua
karena kebiadaban seseorang yang harusnya mereka hormati bahkan dapat menjadi
panutan bagi mereka.
Biarkan
mereka tenang menikmati kejayaannya, mereka hanya dapat menjalaninya saat ini,
dan tidak mungkin untuk mengulang. Jadi beberapa tahun kemudian ketika suatu
saat mereka merasa begitu penat dan januh dengan segala aktivitas dan keadaan yang
sedang mereka hadapi, mereka dapat berhenti sejenak dari rutinitas itu, dan
kembali melihat kebelakang. Melihat ke kerajaannya terdahulu. Kerajaan yang tidak pernah mati.
Referensi
Araska. 2010. Sihir Cinta Kahlil Gibran. Yogyakarta: Araska Publisher
Referensi
Araska. 2010. Sihir Cinta Kahlil Gibran. Yogyakarta: Araska Publisher
Labels:
Bahasa Indonesia
Kerajaan yang Tidak Pernah Mati
Masa
anak-anak adalah masa dimana anak berkembang menuju masa remaja, masa dimana
anak melakukan segala hal yang ia inginkan, masa dimana ia meluangkan begitu
banyak pikirannya untuk memahami segala hal yang baru ia lihat, masa dimana ia
menikmati kerajaannya, kerajaan yang ia bangun.
Salah satu puisi
terbaik Kahlil Gibran yang berjudul “Anak”
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan
pikiranmu, karena mereka memiliki pikiran mereka sendiri
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan
mereka sepertimu, karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di
masa lalu
Dari
kutipan-kutipan puisi itu pun kita dapat menggambarkan betapa indah dan
bebasnya dunia anak. Dunia yang jujur, apa adanya. Mereka mencoba mengerti dan
mempelajari semua yang mereka lihat, mereka dengar, tanpa mereka tahu semua hal
itu baik untuk mereka atau tidak. Yang mereka tahu adalah mereka bermain untuk
hari ini dan bahagia menunggu hari esok, menghadapi berbagai hal baru.
Dan
kini ketika banyak kasus yang mulai tampak tentang eksploitasi dan berbagai
perbuatan keji lainnya, bagaikan mimpi buruk di kerajaan mereka yang tenang. Dimana
seharusnya orang-orang dewasa yang ada disekitarnya mendukung dan membimbing
mereka tumbuh menjadi apa yang mereka inginkan, pupus seketika, bukan ikut mendukung
apa yang mereka inginkan tetapi ikut menghancurkan apa yang mereka inginkan. Semua
karena kebiadaban seseorang yang harusnya mereka hormati bahkan dapat menjadi
panutan bagi mereka.
Biarkan
mereka tenang menikmati kejayaannya, mereka hanya dapat menjalaninya saat ini,
dan tidak mungkin untuk mengulang. Jadi beberapa tahun kemudian ketika suatu
saat mereka merasa begitu penat dan januh dengan segala aktivitas dan keadaan yang
sedang mereka hadapi, mereka dapat berhenti sejenak dari rutinitas itu, dan
kembali melihat kebelakang. Melihat ke kerajaannya terdahulu. Kerajaan yang tidak pernah mati.
Referensi
Araska. 2010. Sihir Cinta Kahlil Gibran. Yogyakarta: Araska Publisher
Referensi
Araska. 2010. Sihir Cinta Kahlil Gibran. Yogyakarta: Araska Publisher
Langganan:
Posting Komentar (Atom)