Popular Posts
-
1.1 LATAR BELAKANG PT. Putra Tunas Megah merupakan perusahaan swasta yang menghasilkan produk berupa mesin-mesin yang diperluka...
-
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Project Manager Project manager adalah seorang yang diberikan tanggung jawab untuk memimpin tim pro...
-
Hukuman dan imbalan, hal ini merupakan strategi manajerial yang semakin banyak digunakan. Beberapa factor yang berhubungan dengan pekerjaa...
-
rumah gadang-rumah khas minang Minangkabau atau yang lebih dikenal dengan Minang adalah salah sat...
-
Ilmu sosial adalah ilmu yang mencakup segala aspek dalam kehidupan dimulai dari sifat individu, intera...
-
PT. Putra Tunas Megah merupakan perusahaan swasta yang menghasilkan produk berupa mesin-mesin yang diperlukan pabrik kelapa sawit (PKS) s...
-
Budaya organisasi pada hakikatnya merupakan pondasi suatu organisasi, jika pondasi yang dibuat tidak cukup kokoh, maka betapapun bagusnya ...
-
Keluarga ideal adalah keluarga berencana yaitu suami, istri, dan dua anak, tapi bagi saya, itu adalah ...
-
Organisasi adalah sekelompok masyarakat yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dan komunikasi adalah perekat yang ...
-
Penggunaan Bahasa Indonesia Secara Baik dan Benar Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan norm...
Blog Archive
-
▼
2013
(29)
-
▼
Desember
(11)
- Kontradiksi Pengguna Internet di Indonesia: Jumlah...
- Pejabat Nokia Ungkapkan Kekecewaan terhadap Minimn...
- 16 Minggu Belajar Coding, Tunawisma Berhasil Buat ...
- Samsung Garap Smartphone Tenaga Surya
- Cepat Atau Lambat, Nawala Akan Stop Blokir Konten
- Nokia Ternyata Sudah Sempat Produksi Smartphone An...
- Axioo & Polytron Bikin Smartphone 'Made in Indonesia'
- 3 Fitur BBM Terbaru Siap Singgahi Android dan iOS
- Hampir Semua Aplikasi Berbayar Populer di Android ...
- Pengakuan Mengejutkan Pembuat Android Soal iPhone
- Kalimat Efektif
-
▼
Desember
(11)
About Me
- vanny yolanda
- vanny | a mom | independent | democracy | wear Hijab | and builder of dreams
Followers
Pengertian kalimat efektif, adalah sebuah kalimat yang
mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan
dimengerti oleh orang lain dengan mudah.
.
Unsur-unsur pada kalimat efektif adalah Subjek (S),
Predikat (P), Objek (O), Pelengkap (Pel), Keterangan (Ket).
Ciri-Ciri Kalimat Efektif
1.
Kesepadanan
Yang dimaksud dengan
kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa
yang dipakai. Kesepadanan kalimat ini diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang
kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
·
Kalimat
itu mempunyai subjek dan predikat dengan jelas.
Contoh :
Bagi semua mahasiswa perguruan
tinggi ini harus membayar uang kuliah.(salah)
Semua mahasiswa
perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah.(benar)
·
Tidak
terdapat subjek yang ganda.
Contoh :
Penyusunan
laporan itu saya dibantu oleh para dosen.(salah)
Dalam menyusun
laporan itu, saya dibantu oleh para dosen.(benar)
·
Kalimat
penghubung intrakalimat tidak dipakai pada kalimat tunggal.
Contoh :
Kami datang agak
terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama.(salah)
kami datang agak
terlambat sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama.(benar)
·
Predikat
kalimat tidak didahului oleh kata yang.
Contoh:
Bahasa Indonesia
yang berasal dari bahasa Melayu.(salah)
Bahasa Indonesia
berasal dari bahasa Melayu.(benar)
2. Keparalelan
Yang dimaksud dengan keparalelan
adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Artinya, kalau
bentuk pertama menggunakan nomina. Kalau bentuk pertama menggunakan verba,
bentuk kedua juga menggunakan verba.
Contoh :
Harga minyak
dibekukan atau kenaikan secara luwes.(salah)
Harga minyak
dibekukan atau dinaikkan secara luwes.(benar)
3.
Ketegasan
Yang dimaksud dengan ketegasan atau
penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan pada ide pokok kalimat. Dalam sebuah
kalimat ada ide yang perlu ditonjolkan. Kalimat itu memberi penekanan atau
penegasan pada penonjolan itu.
·
Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat
(di awal kalimat).
Contoh :
Presiden
mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini
dengan kemampuan yang ada pada dirinya.(salah)
·
Membuat urutan kata yang bertahap
Contoh:
Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi
berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.(salah)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.(benar)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.(benar)
·
Melakukan pengulangan kata (repetisi).
Contoh:
Saya suka kecantikan mereka, saya suka akan
kelembutan mereka.
·
Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan
Contoh:
Anak itu tidak malas dan curang, tetapi
rajin dan jujur.
·
Mempergunakan partikel penekanan (penegasan).
Contoh:
Saudaralah yang bertanggung jawab.
4.
Kehematan
Yang dimaksud dengan kehematan dalam
kalimat efektif adalah hemat mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang
dianggap tidak perlu.
·
Penghematan
dapat dilakukan dengan cara menghilangkan pengulangan subjek.
Contoh :
Karena ia tidak
diundang, dia tidak datang ke tempat itu.(salah)
Karena tidak
diundang, dia tidak datang ke tempat itu.(benar)
·
Penghematan
dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi
kata.
Contoh :
Ia memakai
baju warna merah.(salah)
Ia memakai baju
merah.(benar)
·
Penghematan dapat dilakukan dengan cara
menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
Contoh :
Dia hanya
membawa badannya saja.(salah)
Dia hanya membawa
badannya.(benar)
·
Penghematan
dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.
Contoh :
para tamu,
beberapa orang.
5.
Kecermatan
Yang dimaksud dengan cermat adalah
bahwa kalimat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda.
Contoh :
Yang diceritakan
menceritakan tentang putra-putri raja, para hulubalang, dan para
menteri.(salah)
Yang diceritakan ialah putra-putri raja,
para hulubalang, dan para menteri.(benar)
6.
Kepaduan
Yang dimaksud dengan kepaduan ialah
kepaduan ialah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya
tidak terpecah-pecah.
Contoh :
Surat itu saya
sudah baca.(salah)
Surat itu sudah
saya baca.(benar)
7.
Kelogisan
Yang dimaksud dengan kelogisan ialah
bahwa ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan
ejaan yang berlaku.
Berikut contoh kalimat yang tidak
efektif
1.
Kepada semua informan penelitian mendapatkan dua
macam instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.
2. Di dalam artikel Koran itu menyuratkan
bahwa sumber daya alam yang bermacam-macam di Indonesia ini belum
dimanfaatkan secara maksimal.
3.
Dengan beredarnya internet masuk desa bermanfaat
sekali bagi masyarakat pedesaan.
Diubah menjadi kalimat efektif
1. Semua informan penelitian mendapatkan dua instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.
2.
Artikel koran itu mengabarkan bahwa sumber
daya alam di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal.
3.
Beredarnya internet ke desa sangat bermanfaat
bagi masyarakat pedesaan.
Referensi
Labels:
Bahasa Indonesia
Kalimat Efektif
Pengertian kalimat efektif, adalah sebuah kalimat yang
mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan
dimengerti oleh orang lain dengan mudah.
.
Unsur-unsur pada kalimat efektif adalah Subjek (S),
Predikat (P), Objek (O), Pelengkap (Pel), Keterangan (Ket).
Ciri-Ciri Kalimat Efektif
1.
Kesepadanan
Yang dimaksud dengan
kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa
yang dipakai. Kesepadanan kalimat ini diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang
kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
·
Kalimat
itu mempunyai subjek dan predikat dengan jelas.
Contoh :
Bagi semua mahasiswa perguruan
tinggi ini harus membayar uang kuliah.(salah)
Semua mahasiswa
perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah.(benar)
·
Tidak
terdapat subjek yang ganda.
Contoh :
Penyusunan
laporan itu saya dibantu oleh para dosen.(salah)
Dalam menyusun
laporan itu, saya dibantu oleh para dosen.(benar)
·
Kalimat
penghubung intrakalimat tidak dipakai pada kalimat tunggal.
Contoh :
Kami datang agak
terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama.(salah)
kami datang agak
terlambat sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama.(benar)
·
Predikat
kalimat tidak didahului oleh kata yang.
Contoh:
Bahasa Indonesia
yang berasal dari bahasa Melayu.(salah)
Bahasa Indonesia
berasal dari bahasa Melayu.(benar)
2. Keparalelan
Yang dimaksud dengan keparalelan
adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Artinya, kalau
bentuk pertama menggunakan nomina. Kalau bentuk pertama menggunakan verba,
bentuk kedua juga menggunakan verba.
Contoh :
Harga minyak
dibekukan atau kenaikan secara luwes.(salah)
Harga minyak
dibekukan atau dinaikkan secara luwes.(benar)
3.
Ketegasan
Yang dimaksud dengan ketegasan atau
penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan pada ide pokok kalimat. Dalam sebuah
kalimat ada ide yang perlu ditonjolkan. Kalimat itu memberi penekanan atau
penegasan pada penonjolan itu.
·
Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat
(di awal kalimat).
Contoh :
Presiden
mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini
dengan kemampuan yang ada pada dirinya.(salah)
·
Membuat urutan kata yang bertahap
Contoh:
Bukan seribu, sejuta, atau seratus, tetapi
berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.(salah)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.(benar)
Bukan seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada anak-anak terlantar.(benar)
·
Melakukan pengulangan kata (repetisi).
Contoh:
Saya suka kecantikan mereka, saya suka akan
kelembutan mereka.
·
Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan
Contoh:
Anak itu tidak malas dan curang, tetapi
rajin dan jujur.
·
Mempergunakan partikel penekanan (penegasan).
Contoh:
Saudaralah yang bertanggung jawab.
4.
Kehematan
Yang dimaksud dengan kehematan dalam
kalimat efektif adalah hemat mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang
dianggap tidak perlu.
·
Penghematan
dapat dilakukan dengan cara menghilangkan pengulangan subjek.
Contoh :
Karena ia tidak
diundang, dia tidak datang ke tempat itu.(salah)
Karena tidak
diundang, dia tidak datang ke tempat itu.(benar)
·
Penghematan
dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi
kata.
Contoh :
Ia memakai
baju warna merah.(salah)
Ia memakai baju
merah.(benar)
·
Penghematan dapat dilakukan dengan cara
menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.
Contoh :
Dia hanya
membawa badannya saja.(salah)
Dia hanya membawa
badannya.(benar)
·
Penghematan
dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata-kata yang berbentuk jamak.
Contoh :
para tamu,
beberapa orang.
5.
Kecermatan
Yang dimaksud dengan cermat adalah
bahwa kalimat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda.
Contoh :
Yang diceritakan
menceritakan tentang putra-putri raja, para hulubalang, dan para
menteri.(salah)
Yang diceritakan ialah putra-putri raja,
para hulubalang, dan para menteri.(benar)
6.
Kepaduan
Yang dimaksud dengan kepaduan ialah
kepaduan ialah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya
tidak terpecah-pecah.
Contoh :
Surat itu saya
sudah baca.(salah)
Surat itu sudah
saya baca.(benar)
7.
Kelogisan
Yang dimaksud dengan kelogisan ialah
bahwa ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan
ejaan yang berlaku.
Berikut contoh kalimat yang tidak
efektif
1.
Kepada semua informan penelitian mendapatkan dua
macam instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.
2. Di dalam artikel Koran itu menyuratkan
bahwa sumber daya alam yang bermacam-macam di Indonesia ini belum
dimanfaatkan secara maksimal.
3.
Dengan beredarnya internet masuk desa bermanfaat
sekali bagi masyarakat pedesaan.
Diubah menjadi kalimat efektif
1. Semua informan penelitian mendapatkan dua instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.
2.
Artikel koran itu mengabarkan bahwa sumber
daya alam di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal.
3.
Beredarnya internet ke desa sangat bermanfaat
bagi masyarakat pedesaan.
Referensi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)