Jakarta - Tahun 2007, tepatnya pada tanggal 9 Januari,
mendiang Steve Jobs meluncurkan iPhone generasi pertama. Peluncuran iPhone ini
mengagetkan tim Google yang kala itu bekerja di proyek Android.
Google tahu bahwa Apple akan meluncurkan iPhone. Namun
mereka tidak mengira bahwa perangkat generasi pertama iPhone cukup bagus dan
membuat ponsel Android yang mereka kerjakan terasa usang.
"Dari sisi konsumer, aku takjub. Aku langsung
ingin satu (iPhone-red). Tapi sebagai teknisi Google saat itu, aku berpikir
bahwa kami harus membuat ulang dari awal lagi (Android-red)," kata Chris
DeSalvo, salah satu tim pembuat Android.
"Apa yang kami punya tiba tiba kelihatan seperti
usang," demikian pengakuannya setelah melihat iPhone generasi pertama,
seperti dikutip detikINET dari BGR, Jumat (20/12/2013).
Andy Rubin, pendiri dan bos Android kabarnya juga
kaget. Sehingga ia memutuskan membatalkan proyek prototipe pertama Android. Tim
Android saat itu mengerjakan prototipe berkode nama Sooner yang kabarnya
memadukan keyboard fisik dan layar sentuh.
Prototipe itu kemudian dibatalkan setelah iPhone
diluncurkan, karena dinilai akan kesulitan bersaing. Tim Android Google
kemudian memutuskan untuk mengerjakan ulang perangkat Android dengan kode nama
Dream.
Akhirnya pada pertengahan tahun 2008, ponsel pertama
Android bernama HTC Dream atau G1 dirilis, pertama kali di Amerika Serikat.
Sejak saat itu, persaingan antara Android dan iPhone tak terelakkan.
Tanggapan
Mungkin bisa dibilang bahwa ini adalah awal dari
berkembangnya handphone pintar multifungsi yang biasa kita sebut smartphone.
Bermula dari gebrakan Apple yang meluncurkan iPhone dan Google pun tidak ingin
kalah atau tertinggal jauh dengan proyek Androidnya.
Hingga kini, persaingan gadget berbasis Android dengan
produk keluaran Apple, iPhone pun terus berlanjut, saling bersaing untuk
merilis gadget tercanggih dan terpintar. Tapi semoga dari persaingan ini tidak
menimbulkan keburukan yang berimbas terhadap pengguna misalkan, tentang uji
coba teknologi terbaru yang ternyata gagal hingga dapat merugikan pengguna.
Jadi gadget diuji terlebih dahulu kelayakan penggunaannya sebelum di rilis kepasaran.
Source
http://inet.detik.com/read/2013/12/20/165908/2448017/317/pengakuan-mengejutkan-pembuat-android-soal-iphone?