Tataran Ilmiah
Tataran
ilmiah atau wacana ilmiah adalah sebuah karya tulis yang dihasilkan dari suatu
penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh penulis guna mendapatkan fakta atau
hasil yang konkrit untuk kemudian dapat dipublikasi sebagai informasi. Susunan
penulisan yang terstrktur, dimulai dari pendahuluan hingga penutup. Terdapat
etika penulisan, yaitu pemilihan kalimat, struktur kata yang baku dan formal.
Contoh penulisan tataran ilmiah
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1.LATAR BELAKANG
Sangat ironis memang
bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran
bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi, tetapi dilain pihak
orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke
paru-paru mereka.
1.2.RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang yang telah kami uraikan maka
masalah yang akan kami bahas:
1. Apa dampak dari merokok?
2. Zat apa yang terkandung di dalam dan yang paling
berbahaya?
3. Upaya apa yang dilakukan bagi perokok di sekolah?
4. Apa aktor penyebab perilaku merokok pada remaja?
1.3.TUJUAN PENELITIAN
-Untuk mengetahui Bahaya merokok.
-Untuk mengetahui faktor – faktor penyebab perilaku
merokok pada remaja.
-Untuk mengetahui apa itu rokok.
1.4.METODE PENELITIAN
Metode yang kami gunakan adalah:
-Deskriptif
-Kajian pustaka dilakukan dengan mencari literatur
di internet da buku – buku panduan
1.5.SISTEMATIKA PENULISAN
BAB II
KERANGKA TEORI
2.1.Pengertian Rokok
2.2.Dampak dari merokok
2.3.Faktor penyebab merokok pada remaja
2.4.Upaya mengatasi rokok
BAB III
ZAT YANG TERKANDUNG DALAM ROKOK
3.1.Rokok dan Reaksi Kimia (Pembakaran)
3.2.Reaksi pembakaran rokok
3.3.Rokok dan proses penguapan uap air dan nikotin
3.4.Tar dan Asap Rokok
3.5.Gas CO (Karbon Mono Oksida)
3.6.Nikotin dan kerja nikotin
BAB IV
PENUTUP
4.1.Kesimpulan
4.2.Saran
Tataran
semi ilmiah
Semi
ilmiah adalah penulisan yang tidak menggunakan struktur penulisan seformal
karya ilmiah, dimana terdapat BAB pembuka, BAB penutup, latar belakang serta kerangka
teori. Dalam penulisan semi ilmiah tidak selalu bersifat fakta, tetapi
penulisan semi ilmiah juga bisa digunakan dalam penulisan cerita fiksi, karena
pada dasar nya opini-opini atau argumen sementara dapat diterima dalam penuisan
semi ilmiah selama menggunakan bahasa formal atau sopan dan dapat diterima oleh
masyarakat pada umumnya.
Contoh penulisan semi ilmiah
Juru Bicara Konvensi Calon Presiden
Partai Demokrat Rully Charis yakin pemenang konvensi mampu bersaing ketat pada
Pemilihan Presiden 2014. Rendahnya elektabilitas peserta konvensi akan
meningkat jelang bergulirnya waktu pemilihan.
Rully menegaskan, persepsi yang berkembang saat ini mengenai jebloknya elektabilitas peserta konvensi harus dilihat dari persepsi yang berbeda. Pemenang konvensi, kata dia, baru akan ditentukan pada April 2014. Dengan demikian, mereka masih banyak waktu untuk meningkatkan elektabilitasnya.
"Mesti diluruskan dulu persepsinya. Yang akan bersaing adalah pemenang kovensi, kalau konvensi telah menghasilkan satu nama nanti, saya yakin nama ini akan bersaing ketat dengan nama-nama yang beredar," kata Rully, saat dihubungi pada Senin (4/11/2013).
Menurutnya, pemenang konvensi akan lebih matang dan teruji ketimbang kandidat calon presiden lainnya. Pasalnya, peserta konvensi harus mengungguli 10 peserta lain untuk menjadi pemenang konvensi melalui seleksi yang ketat dan teruji.
Rully menegaskan, persepsi yang berkembang saat ini mengenai jebloknya elektabilitas peserta konvensi harus dilihat dari persepsi yang berbeda. Pemenang konvensi, kata dia, baru akan ditentukan pada April 2014. Dengan demikian, mereka masih banyak waktu untuk meningkatkan elektabilitasnya.
"Mesti diluruskan dulu persepsinya. Yang akan bersaing adalah pemenang kovensi, kalau konvensi telah menghasilkan satu nama nanti, saya yakin nama ini akan bersaing ketat dengan nama-nama yang beredar," kata Rully, saat dihubungi pada Senin (4/11/2013).
Menurutnya, pemenang konvensi akan lebih matang dan teruji ketimbang kandidat calon presiden lainnya. Pasalnya, peserta konvensi harus mengungguli 10 peserta lain untuk menjadi pemenang konvensi melalui seleksi yang ketat dan teruji.
Tataran non ilmiah
Karangan nonilmiah adalah karangan yang
menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri-ciri karangan nonilmiah:
a. ditulis berdasarkan fakta pribadi,
b. fakta yang disimpulkan subyektif,
c. gaya bahasa konotatif dan populer,
d. tidak memuat hipotesis,
e. penyajian dibarengi dengan sejarah,
f. bersifat imajinatif,
g. situasi didramatisir, dan
h. bersifat persuasif.
a. ditulis berdasarkan fakta pribadi,
b. fakta yang disimpulkan subyektif,
c. gaya bahasa konotatif dan populer,
d. tidak memuat hipotesis,
e. penyajian dibarengi dengan sejarah,
f. bersifat imajinatif,
g. situasi didramatisir, dan
h. bersifat persuasif.
Contoh
penulisan non ilmah
Siang itu, rumah si kembar Delancey
(Dela) dan Stacey (Aci) yang sibuk dikejutkan oleh seseorang. “Halo, anak-anak!
sibuk sekali kalian sampai pamanmu ini tidak dibukakan pintu,” kata sosok
misterius itu. “Paman Mbul! Lihat tadi pagi kami menemukan ini di kebun,” ujar
Dela sambil menunjukkan...
Referensi