Liputan6.com, Jakarta : Dalam seminggu terakhir ini, para pengguna perangkat mobile berbasis Android dan iOS terjangkit 'demam' aplikasi karikatur. Tren aplikasi karikatur ini berawal dari sebuah aplikasi asal China bernama Moman Xiang Ji, atau yang dikenal dengan nama Moment Camera.
Aplikasi
besutan Hightalk Software Corp. ini bahkan telah berhasil memuncaki daftar top chart aplikasi gratis di toko aplikasi Apple
AppStore mengalahkan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM). Sementara di toko
aplikasi Google Play Store, Moman
Xiang Ji atauMoment
Camera berada di peringkat
kedua top chart aplikasi
gratis, masih di bawah aplikasi BBM lintas platform.
Keberhasilan Moman Xiang Ji seperti membuka pintu popularitas bagi
serangkaian aplikasi serupa. Menurut pantauan tim Tekno Liputan6.com,
kini di AppStore maupun Play Store semakin banyak bermunculan aplikasi
karikatur yang memiliki fungsi serupa.
Aplikasi Moman Xiang Ji sendiri merupakan perpaduan antara aplikasi
editing foto dan karikatur. Pengguna bisa memasangkan foto wajah dengan
berbagai macam template kartun yang sangat lucu.
Popularitas
Moman Xiang Ji juga dapat terlihat dari banyaknya para penghuni jagat Twitter
yang membahas aplikasi ini. Selain itu, pengguna perangkat mobile pun beramai-ramai mengganti profile picture akun jejaring sosial atau aplikasi
chatting mereka seperti BBM dengan foto karikatur hasil editing menggunakan aplikasi Moman Xiang Ji.
Namun
sayang, banyak pengguna yang mengeluhkan keterbatasan bahasa yang bisa
digunakan pada Moman Xiang Ji. Aplikasi ini hanya mampu mendukung penggunaan
bahasa China. (dhi/dew)
Tanggapan
Tidak
ada salahnya untuk menggunakan berbagai aplikasi yang sedang In justru ini dijadikan pemacu untuk
para creator dalam pembuatan aplikasi yang lebih kreatif dan variatif sehingga kita
juga dapat termotivasi sebagai penyedia dan tidak hanya aktif sebagai user.
Menurut
salah satu artikel yang pernah saya baca sebuah perusahaan gadget besar
menjadikan Indonesia sebagai salah satu motivasi dalam perkembangan
teknologinya, karena dilihat dari aktifnya Indonesia sebagai negara konsumen.
Referensi